WUDHU SESUAI SUNNAH RASULULLAH


SEMPURNAKAN WUDHU BACA BISMILLAH !!!
Hal penting dalam beribadah yaitu berwudhu  yang baik dan benar sesuai tuntunan nabi. Karena jika dalam bersuci salah akan berakibat fatal. Tempat beribadahpun begitu, harus suci dari hadast besar dan hadast kecil. Jangan berkumur² ketika sedang melaksanakan PUASA !!! 
             Hal yang wajib dalam berwudhu :
1. Baca Bismillah dan Tumpahkan/membasuh air ke wajah, termasuk berkumur kumur dan menghirup air dengan hidung dan menyemburkanya kembali.
2. Tumpahkan/kucurkan air di awali dari ujung telapak tangan hingga siku (JANGAN di balik dengan mengucurkan dari siku ke ujung telapak tangan...!!!)
3. Mengusap kepala sambil di pijit (BUKAN mengusap Rambut..!!!)
4. Membasuh kedua telapak kaki dan sela sela jari hingga mata kaki
5. Tertib berurutan
6. Muwalah (langsung tidak di jeda waktu yang panjang)
Doa ketika membasuh kedua tangan :
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي جَعَلَ الْمَاءَ طَهُورًا.
Di sunahkan mengulangi sampai 3 kali. Adaoun mengusap kepala tidak di sunahakn sebagaimana oleh hadist shahih.



HAL BATAL WUDHU
1. Sesuatu yang keluar dari dua jalan ( dubur dan kemaluan)
2. Najis yang keluar dari tubuh
3. Hilang akal di sebabkan tidur ataupun lainya
4. Menyentuh kemaluan atau dubur dengan telapak tangan tanpa pembatas
5. Makan daging onta
6. Murtad
             ​​​​​​​Bersentuhan kulit laki-laki dan perempuan yang keduanya telah baligh, bukan mahram, dan tanpa penghalang bisa membatalkan wudhu. Adapun sentuhan kulit yang tidak membatalkan wudhu adalah antara laki-laki dengan laki-laki, perempuan dengan perempuan, dan laki-laki dengan perempuan yang menjadi mahramnya. Selain itu, wudhu juga tidak menjadi batal ketika terjadi sentuhan yang terhalang oleh sesuatu, misalnya kain.
               Demikian pula tidak batal wudhunya bila seorang laki-laki yang sudah baligh bersentuhan kulit dengan seorang perempuan yang belum baligh atau sebaliknya.
Lalu bagaimana dengan wudhu sepasang suami istri yang bersentuhan kulit ?
Wudhu tersebut menjadi batal karena pasangan suami istri bukanlah mahram. Seorang perempuan disebut mahram jika perempuan tersebut haram untuk dinikahi oleh seorang laki-laki. Sebaliknya, seorang perempuan disebut bukan mahram bila boleh dinikahi oleh seorang laki-laki.
Sepasang suami istri adalah dua orang berbeda jenis kelamin yang boleh menikah. Karena keduanya diperbolehkan menikah alias bukan mahram, maka saat bersentuhan kulit tentu wudhunya menjadi batal. 

Doa setelah setelah wudu sambil menghadap kiblat.
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِِّرِينَ وَاجْعَلْنِى مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CARA MENYEMBUHKAN PENYAKIT DENGAN DOA